Ingin punya koneksi internet unlimited full mobile? tanpa kesulitan berlangganan? Santai saja sekarang indosat mengeluarkan produknya yang unik. Perdana Broom namanya (versi unlimited). Walaupunkecepatan aksesnya cukup mengecewakan tapi tidak mengapa. Dengan kecepatan yang pas-pasan seperti ini sudah cukup untuk berselancar di internet dengan mulus. Selain itu ip yang digunakan adalah ip publik sehingga dapat diakses dari luar.
Penulis menggunakan ponsel Nokia N71 sebagai modem. Sebetulnya ponsel tersebut sudah mendukung 3G (UMTS) tapi sayang lokasi penulis yang 'jauh dari kota' dan tidak terkover jaringan 3G. Sebagai gantinya penulis dapat menggunakan jaringan gprs.
Kabel data yang penulis gunakan adalah DKU - 2. Sebenarnya kabel data yang sesuai dengan ponsel penulis adalah CA - 53 tapi berhubung yang itu rusak dan pakai DKU - 2 juga bisa maka penulis memutuskan tidak membeli lagi.
Jika ditancapkan ke Linux maka di layar ponsel akan keluar pilihan. Penulis memilih yang 'PC Suite'. Dari keluaran lsusb terdeteksi sebagaiberikut :
Bus 002 Device 002: ID 0421:0425 Nokia Mobile Phones
Kemudian penulis menjalankan wvdialconf. Setelah itu mengedit file /etc/wvdial.conf seperti berikut :
[Dialer Defaults]
Auto DNS = true
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Modem Type = USB Modem
Baud = 460800
New PPPD = yes
Modem = /dev/ttyACM0
ISDN = 0
Phone = *99#
Username = indosatm2
Password = prabayar
Setelah itu langsung saja menjalankan wvdial. Dan akhirnya ... langsung nyambung.
Penulis kemudian membuka firefox dan mengetikkan www.google.com. Ternyata ada pesan 'unregistered ....' dan langsung di redirect ke portal m2 untuk melakukan registrasi. Proses registrasi cukup mudah.
Setelah selesai registrasi penulis mengedit file /etc/wvdial.conf dan mengganti username dan password sesuai yang diisikan waktu regristrasi. Setelah itu disconek dengan ctrl-c dan konek lagi dengan wvdial. Seterusnya nyambung ....
Monday, January 5, 2009
Sunday, October 12, 2008
screenlets : alternatif penampil dashboard ala mac
Anda pernah melihat tampilan jam analog di bagian kanan layar pada windows vista?
Di windows vista aplikasi tersebut disebut slidebar. Sebenarnya aplikasi macam itu sudah ada
pada sistem operasi mac OS X. Di Mac OS X disebut dengan dashboard.
Bagaimana dengan di Linux? Jika anda kebetulan menggunakan Linux dengan desktop Gnome maka anda
dapat menggunakan screenlets. Sebetulnya banyak aplikasi semacam itu di Linux. Mungkin anda juga
telah mengenalnya, misalnya Gdesklets. Jika anda menggunakan KDE maka anda juga bisa menggunakan
superkaramba
Pada pembahasan ini akan dibahas mengenai screenlets. Penulis menggunakan distro LinuxMint. Akan
tetapi pembahasan ini juga dapat diterapkan pada distro distro turunan ubuntu yang lain. Jika anda
tidak menggunakan distro turunan ubuntu maka anda dapat penyesuaikannya sendiri.
Sebelumnya downloadlah paket screenlets pada repositori ubuntu di http://packages.ubuntu.com.
O ya jangn lupa mendownload paket paket yang menjadi dependansinya juga. Untuk menginstal
screenlets dapat menggunakan perintah
apt-get screenlets
jika anda telah mengkonfigurasi repositorinya. Untuk konfigurasi repositori caranya dapat dilihat
pada postingan yang terdahulu.
Setelah terinstal dengan benar silahkan jalankan screenlets dan tambahkan 'screenlet screenlets'
yang dirasa dibutuhkan. Jangan lupa beri centang pada "stick to desktop" pada propertis tiap screenlets
agar tampil di semua desktop. Selain itu tambahkan centang pada "auto start on login" pada screenlets
manager pada tiap tiap screenlets yang ingin ditampilkan agar dapat langsung tampil pada saat desktop
gnome dijlankan
Jika anda menjalankan compiz-fusion maka anda dapat menikmati efek 3D nya lengkap dengan screenlets.

Di windows vista aplikasi tersebut disebut slidebar. Sebenarnya aplikasi macam itu sudah ada
pada sistem operasi mac OS X. Di Mac OS X disebut dengan dashboard.
Bagaimana dengan di Linux? Jika anda kebetulan menggunakan Linux dengan desktop Gnome maka anda
dapat menggunakan screenlets. Sebetulnya banyak aplikasi semacam itu di Linux. Mungkin anda juga
telah mengenalnya, misalnya Gdesklets. Jika anda menggunakan KDE maka anda juga bisa menggunakan
superkaramba
Pada pembahasan ini akan dibahas mengenai screenlets. Penulis menggunakan distro LinuxMint. Akan
tetapi pembahasan ini juga dapat diterapkan pada distro distro turunan ubuntu yang lain. Jika anda
tidak menggunakan distro turunan ubuntu maka anda dapat penyesuaikannya sendiri.
Sebelumnya downloadlah paket screenlets pada repositori ubuntu di http://packages.ubuntu.com.
O ya jangn lupa mendownload paket paket yang menjadi dependansinya juga. Untuk menginstal
screenlets dapat menggunakan perintah
apt-get screenlets
jika anda telah mengkonfigurasi repositorinya. Untuk konfigurasi repositori caranya dapat dilihat
pada postingan yang terdahulu.
Setelah terinstal dengan benar silahkan jalankan screenlets dan tambahkan 'screenlet screenlets'
yang dirasa dibutuhkan. Jangan lupa beri centang pada "stick to desktop" pada propertis tiap screenlets
agar tampil di semua desktop. Selain itu tambahkan centang pada "auto start on login" pada screenlets
manager pada tiap tiap screenlets yang ingin ditampilkan agar dapat langsung tampil pada saat desktop
gnome dijlankan
Jika anda menjalankan compiz-fusion maka anda dapat menikmati efek 3D nya lengkap dengan screenlets.

Subscribe to:
Comments (Atom)
