Monday, March 3, 2008

Virtualisasi dengan Vmware Player

Anda ingin mnejalankan windows di dalam linux? atau anda ingin menjalankan linux di dalam windows? Kelihatannya sih hanya kurang kerjaan saja tapi sebetulnya hal tersebut sangat berguna. Jika anda ingin belajar jaringan hanya dengan satu komputer, ingin menginstal linux tapi tidak ingin merusak susunan partisi, atau mungkin hanya sekedar ingin menjalankan Ms Word saja di dalam linux vmware player adalah jawabannya.

Sebenarnya anda dapat juga menggunakan vmware workstation, virtualbox atau lainnya. Tapi pilihan pada Vmware Player mempunyai beberapa keuntungan. Keuntungannya antara lain dapat berjalan di beberapa OS, relatif mudah, dan tentunya dapat digunakan secara gratis.

Jika anda menggunakan Windows maka anda dapat mendownloadnya yang versi windows. Jika anda menggunakan Linux maka akan lebih mudah jika anda mendownload paket untuk distribusi anda. Jika anda menggunakan Ubuntu paket vmware player dapat dengan mudah didapatkan di repositorynya. Proses instalasinya juga relatif mudah.

Untuk menjalankan Vmware Player dibutuhkan virtual machine dari sistem lain. Hal itu dikarenakan Vmware Player tidak seperti Vmware Workstation yang dapat membuat virtual machine sendiri. Tapi hal itu tidak masalah. Anda dapat mendownloadnya di sini. Untuk mengisnstal windows berikut linknya :

http://www.geocities.com/shony455jr/mr/vm_img_windxp.zip

Untuk linux 2.6 :

http://www.geocities.com/shony455jr/mr/vm_img_linux26.zip

setelah mendownload, ekstraklah di suatu direktori. Masukkan cd instalasi anda (misal cd xp pro atau instalasi linux). Kemudian jalankan vmware player anda. Pilihlah "open an existing virtual machine" lalu arahkan ke direktori tadi. Program akan otomatis menyeleksi pada file "*.vmx" lalu pilih saja "open". Setelah itu akan ada tampilan yang mirip komputer yang lagi booting dan lakukan proses instalasi seperti biasa.



Anda dapat menggunakannya seperti layaknya komputer biasa. Anda dapat me-reset virtual komputer dari menu palyer > Trobleshoot > reset. Untuk mematikan virtual komputer pilih menu palyer > Trobleshoot > power off and quit. Anda juga dapat mengubah alokasi memori untuk virtual machine di menu palyer > Trobleshoot > change memory alocation. Untuk masalah networking dan juga shared folder dapat anda baca dokumentasinya yang disertakan bersama program.

Anda juga dapat menjalankan Mac OS X di vmware player. Untuk trik-triknya yang lain, akan dibahas mendatang.

Komputer Murah tapi (lumayan) Bagus

Beberapa waktu yang lalu secara kebetulan motherboard kesayangku rusak. waktu itu aku masih memakai Celeron 1.7 dengan memori DDRI. Karena harga DDRI yang mahal akhirnya saya memutuskan untuk mengganti motherboard sekaligus prosesor dengan harapan bisa menikmati muarahnya DDRII.


Setelah survay kesana kemari akhirnya aku memutuskan beli mobo dll. seperti berikut:
Gigabyte GA-945GCM-S2C
Intel Pentium Dual Core E2140
Kingston KVR667D2N5/IG X2
Sebetulnya sih aku pingin beli yang terbaru semua tapi apa daya, dananya sangat terbatas. Walaupun dengan hanya mampu membeli hardware yang pas-pasan aku akan tetap menggunakan dengan semaksimal mungkin dan tentu saja aku akan membagikan pangalamanku disini.


Setelah selesai aku rakit aku segera menginstal OS. Yang aku coba pertama kali adalah Ubuntu 7.10 "Gutsy" yang kebetulan dapat dari majalah Info LINUX. O ya aku menginstalasinya dengan DVD-ROM LG dan hardisk ATA Western Digital WDC160AABB. Proses instalasi berjalan dengan baik. Berikut beberapa catatan dari aku:


Grafik Card

Performa kartu grafis onboard-nya lumayan kelas ini. Karena menggunakan chip Intel 945GC maka diketahui kalau pakainya GMA 950. Asyiknya lagi efek 3D dari compiz fusion dapat langsung dinikmati dalam keadaan live cd !!. Asyik sekali tidak perlu instal driver propriatary segala. Apalagi kalau sudah instal paket2 tambahan. Ditanggung tambah asyik !!
di lspci kedetek sebagai berikut:

VGA compatible controller: Intel Corporation 82945G/GZ Integrated Graphics Controller (rev 02)

Kalau diuji pakai glxgears nlainya juga lumayan. Bisa sampai 1200an frame per sekon !


Sound card

Menurut produsennya sound card nya pakai intel high definition audio dari family-nya ICH7. katanya sih mendukung 5.1 tapi anehya jack-nya hanya tiga. di "gutsy" sound card-nya juga dapat jalan dengan baik mulai ketika masih live cd. Suaranya bagus (kalau menurut aku). Equalizer-nya juga jalan dengan baik ketika sudah nginstal Audacious. O ya kalau di lspci keluarannya seperti berikut:

Audio device: Intel Corporation 82801G (ICH7 Family) High Definition Audio Controller (rev 01)


Lan Card

Lan card-nya di "gutsy" dapat dideteksi dengan baik. Tapi sayang belum dicoba. Di lspci kedeteknya seperti ini:

Realtek Semiconductor Co., Ltd. RTL8101E PCI Express Fast Ethernet controller (rev 01)

O ya lan-nya belum bisa gigabit. Kalau mau yang gigabit belinya ya yang S2L jangan yang S2C (maksudnya seri mobonya)


Memory

Menurut memtest bawaanya ubuntu bandwith-nya sampai 2.8GBps ketika dual channel. Kalau single hanya 2.6GBps (aku juga nggak tahu kok terpautnya sedikit, benar apa tidak ya?)
Kalau jalan normal "gutsy" hanya butuh 300-400MB ram-nya. Jadi kalau 2Giga ya lebih lebih. Lain lagi kalau njalankan virtualbox pakainya bisa sampai 1.3G ! tentu tergantung berapa seting memori guest-nya.


Prosesor

Di ubuntu gutsy (kernel 2.6.22-14-generic) prosesornya baik sekali kerjanya. Intel SpeedStep nya juga jalan baik. Kalau di cat /proc/cpuinfo clock speed nya bisa berubah-ubah sesuai dengan beban. Kalau nggak 1.6GHz ya 1.2GHz. Anehnya tiap core clock speed-ya bisa beda. Multitaskingnya juga bagus. O ya besok kalau ngga lupa akan aku tulis hasil uji cobanya dengan program sederhana yang dapat dibuat sendiri. OK ?